Tugas Ainun Malik Contoh Teks Berita Dan Sejarah Yang Tidak Terdokumentasi
1. Tugas Contoh Teks Berita yang dikerjakan oleh
Nama : Ainun Nur Malik
Kelas : XII KJA
SMK PGRI 3 Malang, SMK Pengoleksi Ratusan Juara Berbagai Ajang
MALANGTIMES - SMK PGRI 3 Malang membuktikan diri sebagai salah satu SMK unggulan di level Malang Raya, Jatim, bahkan nasional. Buktinya, ratusan juara dalam berbagai event, baik tingkat daerah, provinsi, maupun nasional, telah berhasil direbut SMK PGRI 3 Malang.
Ratusan piala bukti juara itu pun berjejer rapi menghias rak lemari SMK di kawasan Tlogomas itu. , Piala-piala itu menjadi kebanggaan civitas akademika SMK PGRI 3 Malang.
Dari tahun ke tahun, siswa SMK PGRI 3 Malang selalu berhasil merebut gelar juara pada suatu ajang. Tahun 2013, misalnya, tercatat 44 gelar juara telah berhasil disabet SMK PGRI 3 Malang, Kemudian, tahun 2014, SMK PGRI 3 berhasil membawa pulang 35 gelar juara.
Tahun berikutnya, 2015, SMK PGRI 3 Malang kembali sukses menorehkan 17 gelar juara. Beberapa di antaranya merupakan lomba tingkat provinsi dalam bidang karya ilmiah siswa (KIS) dan matematika teknik.
Table Daftar Juara Peraih prestasi tahun 2013
Humas SMK PGRI 3 Malang Riyandi Agung mengungkapkan, keberhasilan juara yang direbut itu merupakan kerja sama dan usaha bersama keluarga besar SMK PGRI 3 Malang. Selain itu, yang terutama adalah tekad kuat siswa atau niat untuk menjadi juara sangat tinggi sehingga bisa menorehkan keberhasilan.
"Yang terbaru, siswa kami Muhammad Ivan Adwitya menjadi salah satu wakil Jawa Timur yang berhasil meraih Juara tiga Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional Ke-25 di Solo dalam bidang lomba desain grafis,"ungkapnya.
Berkat prestasi itu, Ivan bersama dengan juara satu dan dua akan bersaing kembali untuk memperebutkan satu jatah tiket menuju ajang tingkat dunia World Skill Contest 2018 di Rusia pada bidang lomba yang sama.
Tidak hanya berhenti pada 2015. Tahun 2016 juga bertumpuk puluhan daftar juara yang berhasil disabet SMK PGRI 3, baik tingkat daerah maupun nasional. Tercatat ada 96 gelar juara yang menambah panjang deret prestasi SMK tersebut.
Tidak hanya berhenti pada 2015. Tahun 2016 juga bertumpuk puluhan daftar juara yang berhasil disabet SMK PGRI 3, baik tingkat daerah maupun nasional. Tercatat ada 96 gelar juara yang menambah panjang deret prestasi SMK tersebut.
"Sempat ada yang juara 1 pada bidang bahasa Korea. Namun untuk 2017, sementara masih tercatat 17 torehan juara. Yang terbaru, siswa kami berhasil menjadi juara bidang beladiri karate, taekwondo, serta juara LKS tingkat nasional," beber Riyandi.(*)
2. Tugas Contoh Sejarah yang tidak terdokumentasi dikerjakan oleh
Nama : Ainun Nur Malik
Kelas : XII KJA
Bendera Indonesia
Bendera Negara Republik Indonesia, yang secara singkat disebut Bendera Negara, adalah Sang Saka Merah Putih, Sang Merah Putih, Merah Putih, atau kadang disebut Sang Dwiwarna (dua warna). Bendera Negara Sang Merah Putih berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang serta bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama.
Warna merah-putih bendera negara diambil dari warna panji atau pataka Kerajaan Majapahit yang berpusat di Jawa Timur pada abad ke-13. Akan tetapi ada pendapat bahwa pemuliaan terhadap warna merah dan putih dapat ditelusuri akar asal-mulanya dari mitologi bangsa Austronesia mengenai Bunda Bumi dan Bapak Langit; keduanya dilambangkan dengan warna merah (tanah) dan putih (langit). Karena hal inilah maka warna merah dan putih kerap muncul dalam lambang-lambang Austronesia — dari Tahiti, Indonesia, sampai Madagaskar. Merah dan putih kemudian digunakan untuk melambangkan dualisme dalam yang saling berpasangan. Catatan paling awal yang menyebut penggunaan bendera merah putih dapat ditemukan dalam Pararaton; menurut sumber ini disebutkan balatentara Jayakatwang dari Gelang-gelang mengibarkan panji berwarna merah dan putih saat menyerang Singhasari. Hal ini berarti sebelum masa Majapahit pun warna merah dan putih telah digunakan sebagai panji kerajaan, mungkin sejak masa Kerajaan Kediri. Pembuatan panji merah putih pun sudah dimungkinkan dalam teknik pewarnaan tekstil di Indonesia purba. Warna putih adalah warna alami kapuk atau kapas katun yang ditenun menjadi selembar kain, sementara zat pewarna merah alami diperoleh dari daun pohon jati, bunga belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), atau dari kulit buah manggis
Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih. Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya, bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I-XII
Bendera Indonesia yang pertama, dikibarkan tepat pada saat Presiden Ir. Soekarno memplokamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, dengan tiang bambu bendera tersebut berkibar di halaman belakang rumah Presiden Ir. Soekarno, di jalan Bendera yang dijahit oleh ibu Fatmawati berukuran 276 x 200 cm. Bentuknya persegi panjang, bagian atasnya berwarna merah dan bagian bawahnya berwarna putih. Kedua bagian itu mempunyai ukuran yang sama.
Bendera Indonesia yang pertama, dikibarkan tepat pada saat Presiden Ir. Soekarno memplokamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, dengan tiang bambu bendera tersebut berkibar di halaman belakang rumah Presiden Ir. Soekarno, di jalan Bendera yang dijahit oleh ibu Fatmawati berukuran 276 x 200 cm. Bentuknya persegi panjang, bagian atasnya berwarna merah dan bagian bawahnya berwarna putih. Kedua bagian itu mempunyai ukuran yang sama.
Sejak tahun 1968, bendera Sang Saka Merah Putih pertama,
tidak lagi dikibarkan, karena faktor usia, bendera itu disimpan dan dijaga
dengan baik di Istana Merdeka. Sedangkan bendera yang sampai saat ini dikibarkan hanyalah
duplikat yang terbuat dari bahan sutera.
Meski kondisinya termakan oleh
usia, Sang Saka Merah Putih tetap dihadirkan saat Upacara Kemerdekaan Di
Istana Merdeka setiap tahunnya. Bendera asli itu dibawa oleh salah
seorang dari pasukan paskibraka dengan menggunakan sebuah baki. Kemudian sang
pembawa baki tersebut membawa bendera pusaka ke Presiden RI yang kemudian
ditukarkan dengan duplikat Bendera Merah Putih. Bendera duplikat itulah yang
akan dikibarkan setelahnya.
Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti keberanian, putih berarti kesucian. Merah melambangkan raga manusia, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Keduanya saling melengkapi dan menyempurnakan jiwa dan raga manusia untuk membangun Indonesia. Ditinjau dari segi sejarah, sejak dahulu kala kedua warna merah dan putih mengandung makna yang suci. Penjelasan :Warna merah mirip dengan warna gula jawa (gula aren) dan warna putih mirip dengan warna nasi. Kedua bahan ini adalah bahan utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih).




tek beritanya, penjabaran peristiwanya kurang
BalasHapussejarah, periodesasinya kurang
sudah pak, mohon dikoreksi kembali
Hapus